Yayasan Mubaligh Profesional (YMP) Sumatera Barat melakukan audiensi penting dengan Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasco Ruseimy. Pertemuan berlangsung di rumah dinas Wakil Gubernur dan disambut hangat, menunjukkan komitmen pemerintah dalam mendukung perkembangan dakwah di daerah ini.
Rombongan YMP dipimpin oleh Ketua I, Mat Afriandi Rajo Sati, S.Pd.I, didampingi oleh jajaran pengurus inti. Pertemuan ini berlangsung dalam suasana yang akrab, dengan diskusi mengenai perkembangan dakwah di Sumatera Barat.
Delegasi YMP Sumbar
Dalam audiensi strategis ini, YMP Sumbar mengirimkan delegasi yang terdiri dari pengurus inti:
- Mat Afriandi Rajo Sati, S.Pd.I – Ketua I (Pemimpin Rombongan)
- Novri Hardian, MA– Sekretaris Umum
- Idrus Hakimi, S.Sos.I – Sekretaris II
- Dodi Kurniawan, S.Pd – Bendahara
- Rahmad Efendi, MA – Seksi Sosial
- Marlim – Humas
Kehadiran perwakilan dari berbagai bidang ini menunjukkan kesiapan YMP untuk berkolaborasi secara komprehensif dengan pemerintah daerah.
Sejarah dan Program YM
Dalam pertemuan, Mat Afriandi memaparkan sejarah YMP yang awalnya didirikan sebagai Ikatan Mubaligh Profesional (IMP)pada tahun 2006. Pada tahun 2022, IMP bertransformasi menjadi YMP dengan SK Kemenkumham, dan kini telah memiliki 150 da’i yang bergabung dalam organisasi ini.
YMP telah melaksanakan berbagai kegiatan sosial dan pelatihan, antara lain:
- Pelatihan Sholat Khusyuk
- Fiqih Mawaris (Hukum Waris Islam)
- Public Speaking for Mubaligh (4 batch telah terlaksana)
Yang menarik, YMP akan mengadakan Pelatihan Manajemen Masjiduntuk pengurus masjid dan musholla pada 12 Juli 2025 di aula kantor gubernur.
“Saya berharap para mubaligh dapat menyampaikan ajaran agama dengan profesional, tanpa menonjolkan aliran tertentu agar masyarakat merasa tenang dan tidak bingung.”
— Vasco Ruseimy, Wakil Gubernur Sumatera Barat
Komitmen Wakil Gubernur
Vasco Ruseimy menyambut baik kedatangan rombongan YMP dan mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi dakwah saat ini. Ia mengamati adanya banyak aliran agama di Sumatera Barat yang terkadang membuat masyarakat resah.
Lebih lanjut, Vasco menyatakan kesiapannya untuk berperan sebagai pembina di YMP, menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan dakwah secara profesional di Sumatera Barat.
Suasana Audiensi
Pertemuan ini berlangsung selama kurang lebih satu jam, dipenuhi dengan diskusi hangat seputar perkembangan dakwah dan bagaimana pemerintah dapat mendukung YMP dalam misinya.